Shvoong adalah situs yang berisi ringkasan buku dan publikasi lain. Tulisan berikut ini sudah diunggah di situs tersebut.
——————————————————————————————–
Seri Mitologi Yunani (1): Asal Mula Dunia
Adalah seorang dewa bernama Khaos. Ia hidup dalam kegelapan hampa yang panjang. Disekitarnya tiada cahaya dan kehidupan, seluruhnya hanya kelam yang tiada batas.
Dalam kejemuannya, ia ciptalah dunia. Pertama yang ia buat adalah Dewi Bumi yang cantil jelita yang penuh kekuatan dan kehidupan. Kemudian ia buat juga Tartarus dimana malam yang kelam dan jahat bertahta, disamping juga Hari yang cerah ceria.
Jangankan manusia, dewa sekalipun ngeri membayangkan keberadaan Tartarus.
Tugas Khaos akhirnya diteruskan oleh Dewi Bumi dengan mengembangkan dunia. Dewi Ágape dilahirkannya sebagai dewi kasih sayang, kemudian laut, langit biru dan gunung gemunung.
——————————————————————————————–
Seri Mitologi Yunani (1): Zeus
Zeus lahir saat Kronos memerintah dunia dengan menyebar segala bentuk kejahatan. Dewa-dewa di Kreta bergegas menolong bayi Zeus, bidadari dan peri hutan merawat bayi Zeus. Binatang hutan sangat menyayangi Zeus. Amaltea, si kambing suci merawat Zeus dengan kasih sayang.
Suatu hari, karena Zeus yang terlalu kuat memegangi tanduk Amaltea saat bermain di punggungnya, tanduk itu patah. Dewa kecil itu menghibur Amaltea dengan berjanji bahwa tanduknya yang telah patah akan menjadi Tanduk Kelimpahan. Maka setiap Amaltea mengayunkan tanduknya, mengalirlah segala macam buah yang lezat.
——————————————————————————————–
Seri Mitologi Yunani (2): Hera
Suatu ketika pada saat Kronos memerintah dunia, Rea istrinya, sangat bersedih manakala melahirkan putrinya yang bernama Hera. Ia takut putri mungil itu akan dilenyapkan juga oleh sang tiran Kronos, jika tidak disembunyikan. Zeus yang telah membebaskan anak-anaknya dari perut Kronos, membuat dewa kejam itu lebih paranoid lagi terhadap keturunannya sendiri.
Dalam kekalutan itu, ia teringat saudara-saudaranya para dewi Waktu yang hidup di bawah awan gemawan senja yang elok di negeri Hesperida.Maka waktu senja datang, melesatlah ia ke barat menuju negeri matahari terbenam yang indah. Hera akhirnya dirawat oleh dewi-dewi waktu.
——————————————————————————————–
Seri Mitologi Yunani (2): Afrodite
Syahdan ketika Uranus dilukai dengan sabit oleh Kronos, sesayat dagingnya jatuh kelaut. Dan dari persatuan dari daging Uranus dan buih lautan, lahirlah seorang dewi yang paling jelita dari yang paling jelita: Afrodite.
Seluruh dewa dan manusia menyambut dewi yang paling cantik itu dengan suka cita. Di Olympus, Afrodite diberi perhiasan terindah dan menjadi dewi asmara yang menguasai hati para lelaki. Bersama anaknya, Eros, ia mengurusi segala perasaan sukacita, dukalara, kebahagiaan, maupun kekecewaan.
——————————————————————————————–
Seri Mitologi Yunani (3) : Apolo dan Hermes
Leto mengandung dua anak Zeus dan siap melahirkan, Hera sangat cemburu hingga mengutus Piton si ular jahat untuk mengejar Leto dan bayinya yang kelak adalah Apolo dan Artemis, Dewa Terang dan Dewi Terang Bulan.
Tersebutlah pulau Delos yang mengapung kemanapun arus laut bergerak. Leto memohon pada pulau itu untuk melindunginya maka pulau itu akhirnya berhenti, terpasak oleh batu besar yang seketika muncul.
Saat Apolo lahir, dunia menjadi terang benderang setelah murung mengiringi penderitaan Leto selama 9 hari 9 malam. Hefestus menghadiahi Apolo sebuah panah yang akhirnya akan menjadi sarana berakhirnya hidup Piton. Dengan terbunuhnya Piton, Apolo menanggung beban untuk membersihkan dirinya dari kenyataan bahwa ia telah menjadi pembunuh. Maka untuk menebus dosanya ia meninggalkan kedewaannya dan menjadi penggembala di kerajaan Ferae.
——————————————————————————————–
Seri Mitologi Yunani (4): Persefone – Demeter – Artemis
Setelah perang dengan para Titan selesai, bumi benar-benar hancur luluh. Zeus memerintahkan Dewi Demeter si penyayang padang hijau dan pohon rindang untuk membuat bumi ‘hidup’ kembali.
Demeter melakukannya dengan sempurna, bahkan ia mengajari manusia bercocok tanam dengan menyamar menjadi manusia. Maka kota-kota pun tumbuh dengan ramai. Manusia jadi benci berperang karena tidak ada lagi perebutan sumber makanan.
Ketika tugasnya membuahkan hasil, datanglah peristiwa yang menyayat hatinya. Ia teringat anak kesayangannya Persefone manakala jeritan itu menggema dibawa angin “Tolong ibu, aku diculik!” Demeter bergegas mencari anaknya hingga berhari-hari. Di hari ke sepuluh, Hekate, dewi bulan menemui Demeter karena iba. Diajaknya ia kepada Helios dewa matahari. Helios menceritakan kejadian penculikan Persefone yang jelita oleh Pluto adik Zeus penguasa Hades, dunia bawah tanah, karena terpesona oleh kecantikan gadis muda itu.