Menulis Annual Report (6) Analisa & Pembahasan Manajemen


Bagian penting dalam Laporan Tahunan perusahaan adalah Bab Analisa dan Diskusi Mananjemen (A&DM) yang merupakan terjemahan dari Management Discussion and Analysis (MD&A). Bagian laporan ini mengulas mengenai operasional, keuangan dan akunting, laporan kinerja keuangan, pemasaran, arah usaha, dan risiko usaha.

 

MDNA-02

Menurut Ali Darwin, Direktur Eksekutif NCSR (National Center for Sustainability Reporting) (www.ncsr.id.or) sejarah awal pelaporan perusahaan adalah berfokus pada kinerja keuangan saja. Kemudian dalam perkembangannya, bagian tata kelola dan keberlanjutan (dalam hubungannya dengan kelestarian lingkungan dalam arti luas) menjadi unsu penting sebuah laporan. Jadi tak salah, kalau A&DM merupakan bagian krusial dari sebuah Laporan Tahunan.

Bagaimana Menyusun MD&A?

MD&A merupakan laporan kinerja keuangan yang banyak bersangkutan dengan keterbukaan dan jika terjadi ketidak akuratan apalagi bersifat sengaja, bisa berimplikasi hukum. Sementara bagi investor, laporan keuangan yang baik akan menjadi rujukan yang terpercaya bagi keputusan mereka menyangkut investasi pada tahun-tahun berikutnya. Jadi, menyusun sebuah laporan MD&A harus menggabungkan antara tata bahasa yang jernih dengan paparan kinerja perusahaan yang rasional.

Baca lebih lanjut

Caine’s Arcade


Dari imajinasi, mimpi dan kreativitas, kardus bekas Caine, menjadi inspirasi dunia. Ini adalah cerita tentang anak kreatif, Caine Monroy (9) yang tinggal di LA Timur, Amerika Serikat.

Ia mendapati liburan musim panasnya hanya berdiam di lingkungan toko onderdil bekas milik ayahnya. Tempat itu seperti gudang onderdil mobil seperti yang biasa kita lihat di sini.

Berikut film pendek Caine’s Arcade.

Caine menghabiskan waktunya dengan membuat arcade sebutan untuk “rumah bermain” yang menggunakan koin, seperti yang ada di mal dan pusat perbelanjaan. Namun semua anjungan permainannya dibuat dari kardus bekas dan barang-barang bekas lain.

Baca lebih lanjut

MEA dan Mestakung


Tahun 2016 esok hari, bersamaan dengan itu Masyarakat Ekonmi Asean dimulai!

Hampir semua suara yang muncul dipicu genderang dibukanya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA} di Indonesia bernada pesimis. Inisiatif yang dalam bahasa Inggris disebut ASEAN Economic Community ini disikapi pro dan kontra.

Pro: konon MEA akan membuka pasar yang lebih besar dan memberi kesempatan bagi 600 juta orang di wilayah ini. Kontra: Indonesia belum siap berkompetisi dengan negara ASEAN lain.

Tingkat pendidikan kita rendah.

Daya saing produk dan pabrik di Indonesia masih kalah. Etos kerja masyarakat katanya belum siap, dst.

Lalu tidak adakah pandang lain yang lebih positif dari MEA ini?

Mestakung
Saya jadi ingat semboyan Prof. Yohanes Surya ini: Mestakung. Semesta mendukung.

Intinya, pada kondisi kritis, molekul-molekul mengatur diri menyesuaikan untuk menghadapi situasi.

Contohnya, pasir yang di curahkan akan mengatur diri membentuk kerucut. Orang yang dikejar anjing, tiba-tiba mampu melompati pagar setinggi dua meter.

MEA yang kita pandang sebagai momok, seharusnya mejadi pemicu keadaan kritis agar kita bekerja lebih keras, dan akhirnya Mestakung!***

Annual Report, Sustainability Report, Integrated Report


tripple bottomline-01

Dahulu laporan perusahaan hanya berfolus pada laporan kinerja finansial, atau financial report. Logis, karena perusahaan didirikan untuk mencari laba, sehingga para pihak yang berkepentingan ingin mengetahui kinerja perusahaan dari sisi ini.

Jaman berubah. Pelaporan finansial tidak cukup untuk menggambarkan performa perusahaan. Maka laporan pun harus dilengkapi dengan sejauhmana perusahaan bertanggungjawab terhadap aspek lain yang berkait dengan manusia dan lingkungannya.

Baca lebih lanjut

Waktu Penting Seputar Annual Report


deadline-01

Ini bulan November. Triwulan keempat sudah hampir habis. Kewajiban perusahaan terbuka (Tbk) untuk melaporkan kinerja keuangan kepada regulator, investor dan publik segera harus dipenuhi.

Berkaitan dengan laporan keuangan tak bisa lepas dari Laporan Tahunan atau biasa disebut Annual Report, yang didalamnya mengungkap pula laporan keuangan. Laporan ini bisa menjadi pengganti laporan keuangan yang dimaksud oleh Otoritas Jasa Keuangan jika bisa melaporkan dalam masa yang ditetapkan yaitu 90 hari setelah tanggal laporan keuangan tahunan. (Peraturan X.K.2 Bapepam/LK atau OJK).

Sementara itu, Laporan Tahunan dilaporkan kepada pemegang saham paling lama 6 bulan setelah berakhirnya tahun buku perusahaan, waktu tersebut juga menjadi batas bagi pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham, seperti diatur dalam UU No. 40/2007 tentang Persoran Terbatas.

Dalam ketentuan lain, 23 hari sebelum RUPS, Laporan Tahunan harus dilaporkan kepada regulator seperti OJK, KSEI dan Pasar Modal (IDX). Jadi sudah siap lembur akhir tahun ini?

(Catatan: waktu-waktu tersebut diatur tersendiri apabila perusahaan melakukan pencatatan di dalam negeri dan di negara lain).***

Semangat dari Budi Rahardjo


images
Pak Budi Rahardjo: Kalau ingin rileks saya ngoding.

Lamaaaa sekali saya tak menulis di Blog ini. Tapi hari Jumat (24/10) tiba-tiba sebuah energi untuk menulis lagi terbit karena pengaruh seorang yang luar biasa, dan baru hari itu saya kenal.

Namanya Budi Rahardjo. Orang yang nyentrik namun (seperti biasa) penuh antusias terhadap dunia teknologi informasi dan dunia kemanusiaan. Orang yang mumpuni di suatu ilmu biasanya memang memiliki sensistivitas tinggi terhadap kemanusiaan, dalam arti perihal manusia, bukan sebatas tepa selira saja.

Baca lebih lanjut