Membaca Wayang Sepanjang Usia


shadow-puppet

…  sebenarnya dalam dunia perfilman dunia, sementara ahli mengakui bahwa wayang atau shadow puppet ala Jawa, bisa dikatakan sebagai bentuk awal dari film modern. Keberadaaanya dibahas sejajar dengan camera obscura dan teknologi awal lain yang akhirnya melahirkan film modern. ———————————————————————————————

Wayang kulit bagi saya adalah sesuatu yang dekat sekaligus jauh. Dekat karena kami, anak-anak Jawa sudah harus mengerti tokoh-tokoh wayang sejak SD, karena itu adalah bagian dari pelajaran bahasa Jawa, atau bahasa ’daerah’ (Jangan tanyakan lagi mengapa daerah bisa bermakna ’diluar Jakarta’).

Dekat karena di Kulonprogo, daerah kami tinggal, ada seorang dhalang yang amat sangat populer pada masa itu, Ki Hadi Sugito. Kini beliau sudah almarhum. Soal Ki Hadi Sugito, kami tua muda sepakat bahwa dialah dhalang terbaik, dengan suara yang gandem, dan suluk yang merdu. Meskipun akhirnya saya tahu bahwa kelebihan (atau kekurangan, menurut para penganut pakem atau tata cara bercerita yang ada di wilayah mainstream) Hadi Sugito adalah cara berceritanya yang slengekan, meminjam istilah remaja tahun 90-an untuk menyebut gaya yang keluar aturan.

Baca lebih lanjut

Iklan