Komunikasi Vs Wawan


Jika terbersit memakai kata Communication, dengan mudah kita akan mengindonesiakannya dengan komunikasi. Entah sejak kapan istilah komunikasi itu dipakai dalam khasanah Bahasa Indonesia. Tetapi yang pasti pada Kamus Besar Bahasa Indonesia istilah tersebut sudah masuk dalam entrinya.

Dalam akar kata bahasa Inggris, communication berasal dari bahasa Latin communicationem (dari nomina communicatio),  yang bermakna membuat common (umum), share (berbagi) atau impart (membagi).

Benarkah tidak ada konsep kata komunikasi yang pernah dipakai oleh orang Indonesia? Sehingga tak ada padanan kata ini dalam khazanah bahasa kebanggaan kita ini? Membolak-balik perbendaharaan kata-kata, saya menemukan istilah wawan yang memiliki pengertian serupa dengan komunikasi, saling bertukar. Dalam bahasa Indonesia dikenal frase wawancara yang artinya bertukar kata atau dialog. Wawancara juga dipakai untuk menerjemahkan kata interview.

Wawan dalam bahasa Jawa lama dipakai bersama dengan kata kerja yang lain untuk menimbulkan makna saling atau interaksi. Sebagai contoh adalah wawan rembag yang bisa diartikan sebagai saling berbincang atau berdiskusi.

Jadi bagaimana kalau kata wawan ini menjadi kandidat untuk mengindonesiakan kata comunication?

Sepertinya akan susah diterima, mengingat begitu kerennya istilah komunikasi dibanding kata wawan ini. Memang tak mudah tetapi bagi saya, hal ini paling tidak menyadarkan kepada kita bahwa konsep komunikasi bukanlah barang impor yang sama sekali tidak dipikirkan oleh bangsa kita, sehingga tidak ada padanan katanya sama sekali.***

Dahulu tulisan ini diposting dalam “Mengapa Blog ini Ada” tetapi karena terlalu serius saya pindahlha di sini. Berikut adalah beberapa komen yang sempat menanggapi tulisan ini.

#
Heri mengatakan:
Oktober 29, 2008 pukul 4:46 am (Sunting)

Mas Amin, penjenengan benar. Dalam pakeliran (pedalangan) yang sering saya tonton, kadang ki dalang menggunakan kata “wawan sabda” atau “wawan pangandikan”, yang sepertinya dimaksudkan untuk melukiskan sebuah proses bertukar pesan, sebuah proses resiprokal. Problemnya, kata wawan itu pada hemat saya tidak bisa berdiri terpisah, barangkali analog dengan kata pasca atau pra yang harus dilengkapi dengan kata lain. Tapi, apapun, saya juga sepakat bahwa komunikasi bukan konsep yang completely imported. Tabik. (Heri, adik angkatan Mas Amin).
————————————————————————————————-
Begitulah Mas Hery. Semoga ngga berhenti pada ‘bangga’ saja.
Balas
#
anggoro mengatakan:
November 21, 2008 pukul 10:42 am (Sunting)

Min, aku jané ya penasaran karo tembung iki. Nèk manut kamus basa jawa (bausastra jawa weton balai bahasa yogyakarta):
-KN lawan; kalawan
-wawan gunem : geguneman; rere,bugan
-wawan padu: èyèl2an
-pasulayan

yèn dideleng seka tembung2 kuwi, pancèn apa sing kababaraké déning Mas Hery ya cocog, yaiku reprikol. Nanging, tembung “komunikasi” iku apa mung artiné resiprokal thok?
suwun

———————————————————————–
Artinya: Min sesungguhnya aku juga penasaran dengan kata ini. Menurut kamus Bahasa Jawa (Bausastra Jawa terbitan Balai Bahasa Jogjakarta):

-KN lawan; kalawan (KN dengan, dengan)
-wawan gunem : geguneman; rere,bugan (wawan kata: bercakap; berembug)
-wawan padu: èyèl2an (wawan bantah: berbantah-bantahan)
-pasulayan (perkelahian, cekcok)

Kalau dilihat dari kata-kata tersebut, apa yang di tulis Mas Hery memang ada benarnya (pas), yaitu resiprokal (reprikol?). Tetapi masalahnya, kata “komunikasi” itu apakah hanya bermakna resiprokal saja?
Terimakasih.
Balas
#
defrimardinsyah mengatakan:
Mei 17, 2009 pukul 10:49 am (Sunting)

Amin,…
salam kenal… kunjungan balasan…
sering-sering mampir… dan kasih masuan
Balas
#
Adri mengatakan:
Mei 27, 2009 pukul 12:06 pm (Sunting)

terimakasih sudah mampir ke Blog saya, dengan senang hati saya akan mengirimkan stickernya🙂
Balas
#
Anab Afifi mengatakan:
Januari 15, 2010 pukul 4:11 pm (Sunting)

Salam kenal.
Pancingan pemikiran yang menarik. Mungkin diskusi ini bisa berlanjut di darat.

Sukses untuk Bapak

——————————————————————-

Salam kenal kembali. Ada ide? Dipersilakan.
Sukses juga untuk Anda.
Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s