Menulis Annual Report (6) Analisa & Pembahasan Manajemen


Bagian penting dalam Laporan Tahunan perusahaan adalah Bab Analisa dan Diskusi Mananjemen (A&DM) yang merupakan terjemahan dari Management Discussion and Analysis (MD&A). Bagian laporan ini mengulas mengenai operasional, keuangan dan akunting, laporan kinerja keuangan, pemasaran, arah usaha, dan risiko usaha.

 

MDNA-02

Menurut Ali Darwin, Direktur Eksekutif NCSR (National Center for Sustainability Reporting) (www.ncsr.id.or) sejarah awal pelaporan perusahaan adalah berfokus pada kinerja keuangan saja. Kemudian dalam perkembangannya, bagian tata kelola dan keberlanjutan (dalam hubungannya dengan kelestarian lingkungan dalam arti luas) menjadi unsu penting sebuah laporan. Jadi tak salah, kalau A&DM merupakan bagian krusial dari sebuah Laporan Tahunan.

Bagaimana Menyusun MD&A?

MD&A merupakan laporan kinerja keuangan yang banyak bersangkutan dengan keterbukaan dan jika terjadi ketidak akuratan apalagi bersifat sengaja, bisa berimplikasi hukum. Sementara bagi investor, laporan keuangan yang baik akan menjadi rujukan yang terpercaya bagi keputusan mereka menyangkut investasi pada tahun-tahun berikutnya. Jadi, menyusun sebuah laporan MD&A harus menggabungkan antara tata bahasa yang jernih dengan paparan kinerja perusahaan yang rasional.

Laporan MD&A yang terlalu bombastis dengan bahasa yang berbunga-bunga justru akan menjauhkan pelaporan dari tujuan meyakinkan shareholder.

Di Indonesia Bapepam LK yang sekarang menjadi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan panduan yang termaktub dalam Peraturan Bapepam-LK No. 10.K.6 mengenai tata cara penyampaian laporan tahunan emiten atau perusahaan publik.

MD&A dalam peraturan OJK mencakup hal-hal yang sangat rinci mengenai kinerja keuangan dan manajemen perusahaan. Bahkan ketika perusahaan tidak melakukan beberapa aktivitas trtentu selama tahun pelaporan, diwajibkan menyebutkan. Yang termasuk dalam aturan ini adalah:

  1. Ikatan terkait investasi barang modal.
  2. Realisasi investasi barang modal.
  3. Kejadian penting setelah tanggal laporan akuntan.
  4. Pembagian dividen.
  5. Program kepemilikan saham oleh karyawan dan/atau manajemen yang dilaksanakan perusahaan (ESOP/MSOP)
  6. Transaksi material yang mengandung benturan kepentingan dan/atau transaksi dengan pihak afiliasi*
  7. Perubahan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan.
  8. Perubahan kebijakan akuntansi.

Bahkan kebijakan manajemen dalam analisa yang menyimpulkan ketiadaan hal – hal yang berpotensi berpengaruh signifikan terhadap kelangsungan usaha perusahaan, asumsi yang mendasari keyakinan tersebut diminta untuk diungkapkan.

Memahami Prinsip Akuntansi dan Manajemen

Dalam menulis MD&A kunci seorang penulis report adalah memahami prinsip-prinsip akuntansi dan manajemen perusahaan publik. Setelah itu penulis juga harus memiliki pengetahuan mengenai alamiah sektor usaha perusahaannya, sehingga konteks angka laporan keuangan dan kebijakan manajemennya dapat dideskripsikan dengan tepat dan kontekstual.

Mengutip Brian Lane yang dikutip dalam situs www.cfoknowledge.wordpress.com, berikut adalah beberapa tips untuk menulis MD&A yang efektif, terutama dalam tahun-tahun usaha yang sulit.

  1. Gunakan bahasa yang jernih daripada yang penuh jargon, dan manfaatkan secara optimal penggunaan table dan diagram.
  2. Tetap gunakan tinjauan singkat.
  3. Sampaikan analisa top-down* sebelum masuk kepada pembahasan detil.
  4. Jangan lupa sampaikan “Mengapa” karena itu yang pembaca cari, terutama dalam kondisi kinerja perusahaan yang menurun.
  5. Lihat apa yang disampaikan oleh competitor.
  6. Upayakan membahas risiko dengan uraian daripada hanya memuat daftarnya.
  7. Saat membahas perbandingan data year-on-year gunakan diagram yang mudah dipahami.
  8. Pastikan komite keterbukaan didalam perusahaan menjadi penyelia dalam penyebutan informasi mengenai:
    1. Kesepakatan mengenai keuangan, likuiditas dan cadangan kas.
    2. Perubahan dalam peraturan
    3. Kejadian penting dengan pelanggan dan suplier
    4. Perbedaan tingkat kepercayaan berdasarkan jenis produk, segmen atau wilayah.
    5. Fluktuasi yang signifikan dalam laporan kuartalan selama setahun yang ingin disebut.
    6. Informasi mengenai perkara hukum (litigasi) penting yang mungkin muncul.

Menulis laporan memang membutuhkan banyak pertimbangan. Semakin baik praktik tatkelola sebuah perusahaan, semakin mudah membuatkan laporannya. Karena memang itulah tujuan akhir dari pelaporan, yakni membuat perusahaan menjadi semakin sehat dan berperilaku bertanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan.***

Isi MD&A menurut Peraturan Bapepam LK No. X.K.6 dapat dilihat di sini.

* What is a ‘Top-Down Analysis’

A method of analysis that involves looking at the “big picture” first, and then analyzing the details of smaller components. By first analyzing the overall picture, such as a macroeconomic trend, an investor can start narrowing potential companies to analyze. A trader that uses technical analysis may use top-down analysis as part of their trading system.
Read more: Top-Down Analysis Definition | Investopedia http://www.investopedia.com/terms/t/topdownanalysis.asp#ixzz40iuCs5c8
Follow us: Investopedia on Facebook

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s